Dari segala bentuk makhluk hidup di semesta yang Tuhan ciptakan
ini, harta dan anugerah paling berharga yang manusia miliki adalah hati dan akal
pikir, kan?
Namun, itu juga lah yang menghancurkan segala sesuatu yang
ada.
Bagiku, sesuatu yang hancur hanya karena cinta adalah sebuah
kebodohan.
Dan putus asa karena kehancuran tersebut adalah yang paling
bodoh.
Orang hebat yang sukses lahir dari kehancuran.
Kehancuran memotivasi mereka untuk membuktikan diri.
Bahwa mereka tidak mudah untuk dihancurkan.
Lantas, mengapa harus merasa putus asa?
Mengapa harus merasa terpuruk?
Mengapa harus merasa itu adalah akhir dari segalanya?
Karena manusia memiliki hati.
Karena hati mengendalikan manusia, hingga menghilangkan
rasionalitas.
Dari segala bentuk makhluk hidup di semesta yg Tuhan ciptakan
ini, harta dan anugerah paling berharga yang manusia miliki adalah hati dan
akal pikir, kan?
Kita lah makhluk terpilih.
Kita lah manusia.
Namun manusia adalah bentuk yang rapuh.
Mudah dihancurkan dan menghancurkan.
Akal pikir yang manusia miliki justru dapat merusak segala
sesuatu yang sudah ada.
Bagiku, akal cerdas yang digunakan untuk menghancurkan sesuatu adalah
sebuah kebodohan.
Karena manusia memiliki akal.
Karena akal mengendalikan manusia, hingga menghilangkan
nurani.
Sekali lagi,
Manusia adalah bentuk yang rapuh.
Mudah dihancurkan dan menghancurkan.
Kita diciptakan dengan hati dan akal pikir.
Maka, ada tujuan mengapa kita memiliki nya.
Ada makna mengapa kita diberikan kedua anugerah tersebut.
Maka dari itu, sasaran yang selalu di uji pada manusia adalah
hati dan akal pikir.
Comments
Post a Comment