Dari segala bentuk makhluk hidup di semesta yang Tuhan ciptakan ini, harta dan anugerah paling berharga yang manusia miliki adalah hati dan akal pikir, kan? Namun, itu juga lah yang menghancurkan segala sesuatu yang ada. Bagiku, sesuatu yang hancur hanya karena cinta adalah sebuah kebodohan. Dan putus asa karena kehancuran tersebut adalah yang paling bodoh. Orang hebat yang sukses lahir dari kehancuran. Kehancuran memotivasi mereka untuk membuktikan diri. Bahwa mereka tidak mudah untuk dihancurkan. Lantas, mengapa harus merasa putus asa? Mengapa harus merasa terpuruk? Mengapa harus merasa itu adalah akhir dari segalanya? Karena manusia memiliki hati. Karena hati mengendalikan manusia, hingga menghilangkan rasionalitas. Dari segala bentuk makhluk hidup di semesta yg Tuhan ciptakan ini, harta dan anugerah paling berharga yang manusia miliki adalah hati dan akal pikir, kan? Kita lah makhluk terpilih. Kita lah manusia. Namun...
ada kisah. 2 anak yang sering menjual lilin di tengah badai salju. tidak ada tempat tinggal, tidak ada keluarga, mereka hanya memiliki satu sama lain. sebut saja mereka alfa dan omega. entah kenapa, alfa selalu bingung. mengapa tidurnya selalu nyenyak. lilin nya selalu lebih laku dari omega. sendal yang ia gunakan tidak pernah rusak. persediaan makan nya selalu cukup. suatu ketika, alfa jatuh cinta pada seseorang bernama delta. alfa menangis dan bercerita kepada omega. omega pun berkata, "jangan sedih, jika cintanya tulus, maka ia akan datang padamu. percayalah" beberapa hari kemudian, omega menyuruh alfa untuk berhenti berharap. namun alfa membentak, bersikeras bahwa omega menghancurkan kebahagiaan nya. saat itu juga, omega pergi meninggalkan alfa. malam nya ia kembali, dan berbisik pada alfa yg sedang tidur. "esok pagi, kebahagiaan mu akan datang" dan paginya, alfa terbangun. namun tidak ada sosok omega. 5 jam ia menunggu, tapi omega telah benar...