Leo dengan setelan jaket jeans hitam nya masuk ke dalam sebuah club. Sudah berkali-kali ia mendatangi tempat ini. Bagi nya, tempat ini tidak terlalu bising dan “liar” seperti beberapa club ditempat lain. Club ini memberikan hiburan dengan santai tapi berkesan. Dan Leo lebih suka ketenangan. Ia berjalan mencari-cari orang yang harus ia temui, kemudian menemukan nya sedang bercanda dengan beberapa gadis. “Apa yang ingin kau bicarakan?” Tanya Leo menuju sasaran. Sharron tersenyum karena tau darimana suara tersebut berasal. Ia menoleh lalu memberikan sapaan sok akrab. “Hai teman ku Leo, lebih tepatnya adik kecil ku.” Ia tertawa menepuk pundak Leo. Sambil memperkenalkan Leo pada gadis-gadis yang berada disekitar Sharron. “Kau tak pernah memberitahu kami bahwa kau mempunyai adik yang sangat tampan. Curang sekali.” Ujar salah seorang gadis yang memakai mini dress berwarna hitam gemerlap. “Aku bukan teman nya. Apalagi adik nya. Jangan bercanda, aku tak sudi.” Ujar Leo dengan ...