Cahaya matahari menembus jendela kamar Lucy. Mata nya terbuka dengan perlahan. Ia tidak menyadari apa yang baru saja terjadi semalam. Kini dia memandang sekitar nya dan ia tahu ia sedang berada di dalam kamarnya. Rasa menggigil tadi malam masih sangat menikam dirinya. Ia tidak tahu bagaimana ia bisa berada di dalam kamar nya. Lucy memegang kening nya dan terasa panas disentuhnya, ia demam. Tak lama kemudian seseorang mengetuk pintu, kakak Lucy masuk kedalam kamar membawakan semangkuk bubur dan air putih hangat. “Kau sudah bangun?” Tanya kakak nya merasa cemas. “Bagaimana aku bisa disini? Bukan kah semalam aku masih di halte?” “Jangan banyak berpikir dulu, sebaiknya kau makan. Kenapa kau tidak men...